Italian Film Festival 2021
Uncategorized

Cinema Conclave Special Chinese New Year Hadirkan 5 Film Berikut

Keberagaman merupakan hal yang nyata dimanapun kita berada, termasuk di Indonesia yang memiliki ribuan pulau, suku, ras dan lainnya. Pun begitu keberagaman tersebut seringkali masih terasa tabu untuk diperbincangkan, termasuk dalam hal ini, membicarakan kebudayaan etnis Tionghoa.

Pada 2015 lalu, penulis sebagai juru program Cinema Conclave menemukan beberapa film yang mengangkat tentang etnis Tionghoa di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Oleh karena itu, dalam kesempatan memutar film hari Sabtu 27 Februari 2016 nanti, Ekshibid coba tampilkan beberapa film unggulan yang mengangkat tentang budaya peranakan di berbagai negara antara lain Indonesia, Malaysia, Singapura, maupun Taiwan dalam program bernama Cinema Conclave Special Chinese New Year.

Berikut kelima film yang akan ditampilkan dalam Cinema Conclave Special Chinese New Year. Dua terakhir bekerjasama dengan Viddsee, sebuah platform yang memutar berbagai film pendek.

Wan An (2012, Yandy Laurens, Indonesia)

Tji dan Ing merupakan pasangan yang telah lama hidup bahagia. Sampai pada suatu kesempatan sebelum mereka tidur, Ing menceritakan ketakutannya akan kematian.
wan an - cinema conclave
Dalam XXI Short Film Festival 2013, Wan An memperoleh tiga penghargaan antara lain Film Pendek Pilihan Penonton, Film Pendek Pilihan Media, dan Film Pendek Fiksi Naratif Terbaik.

Suan Ming (2015, Olivia Samantha, Indonesia)

Setelah 5 tahun menjalin hubungan, Mei dan Eric memutuskan untuk menikah. Didorong ramalan oleh sebuah fortune cookie yang ia temukan, Mei coba mencari jawaban atas ramalan-ramalan di sekitarnya dan berujung pada sebuah keputusan dalam hidupnya.

Suan Ming telah memenangkan berbagai penghargaan dan baru-baru ini masuk dalam nominasi film pendek terbaik Ganesha Film Festival 2016.

The Incredibly Strange Tale of the Man Who Lost His Love but Bought it Back with a Packet of Duck Rice (2015, Gavin Yap, Malaysia)

Seorang pria yang telah kehilangan istrinya pergi dari rumah dan luntang lantung di jalanan. Dalam keadaan yang tidak disangka-sangka, ia kembali menemukan cinta.
incredibly_tale_jogja_award
The Incredibly Strange Tale of the Man Who Lost His Love but Bought it Back with a Packet of Duck Rice memenangkan penghargaan Blencong Award dalam program Light of Asia Jogja-Netpac Asian Film Festival 2015.

Film-film bertema Chinese New Year, bekerjasama dengan Viddsee:

Closer Apart (2014, Jason Lee, Singapura)

Closer Apart adalah film pendek yang mengharukan yang menyoroti pentingnya menghargai ikatan kekeluargaan melalui ilustrasi yang subtil tentang ketidakmampuan kita mengapresiasi hal-hal kecil dan orang-orang disekitar kita dihadapan modernitas. Kita akan mengurai cerita seorang ayah yang semakin berjarak dengan keluarganya, ‘Closer Apart’ menyingkap catatan dari kebahagiaan, sakit hati dan frustrasi dari keluarga biasa Singapura.

Film ini memenangkan Viddsee Shortee bulan Oktober 2014.

Bro (2014, Yee Yun Ping, Taiwan)

Xioa Jie akan segera menikah, namun ia menyimpan sebuah rahasia yang tak diketahui oleh tunangannya : ia memiliki seorang kakak lelaki yang cacat mental, dan saat ini tinggal di Pusat Pelatihan Anak Berkebutuhan Khusus. Hari ini, ia memutuskan untuk membawa sang kakak pulang dan memperkenalkannya kepada tunangannya. Tetapi, semuanya tak semudah yang ia duga.
bro_viddsee shortee_still 1
Bro memenangkan Viddsee Shortee bulan Juni 2015.

Program Cinema Conclave Special Chinese New Year akan didahului dengan presentasi dari Viddsee dan usai pemutaran aka nada sesi diskusi dengan filmmaker.

Sebelum sesi program ini, akan ada pemutaran Kurung Manuk dilanjutkan diskusi bersama filmmaker. Daily pass mengikuti dua sesi Cinema Conclave tersebut bisa didapatkan dengan membayar Rp50.000

Mengenai Ekshibid

Ekshibid merupakan moda ekshibisi (pameran) alternatif yang memutar berbagai jenis film mulai film pendek, dan panjang baik dari dalam maupun luar negeri. Melalui Ekshibid, diharapkan berbagai elemen baik film dan masyarakat dapat bertemu melalui satu aktivasi kreatif.

Italian Film Festival 2021

Most Popular

To Top