Review

EoS 2017 – Goodnight Mommy (2014)

Tidak perlu genderuwo atau pembunuh serial untuk membuat sebuah film mencekam. Semenjak debut di Venice Film Festival pada 2014, film sederhana ini mampu menebar kengerian.

Dikisahkan dua kaka beradik Lukas dan Elias (diperankan Lukas dan Elias Scwarz) yang berusia 10 tahun tinggal bersama ibunya di sebuah rumah mewah di hutan. Tapi sang ibu wajahnya berbalut perban, mungkin operasi plastik. Kedua anak itu lambat laun curiga ibunya bukanlah ibu yang sebenarnya sebab perilaku sang ibu berubah drastis.

Maka kedua anak ini berusaha mengakali ibunya yang mereka anggap bukan ibu asli. Tapi benarkah seperti itu? Penonton akan kebingungan sebab ada pula bukti yang menunjukan bahwa ia memang ibu mereka yang sedang dalam masa penyembuhan karena operasi.

Apa yang terjadi kemudian semakin mengerikan. Lalu apa yang akan dilakukan Lukas dan Elias? Tampilan adegan yang ada begitu menarik, karena sinematografer Martin Gschlacht bermain-main dengan siluet dan tirai.

Penulis-sutradara Veronika Franz dan Severin Fiala menguji ketahanan penonton dalam sebuah kisah thriller hubungan ibu dan anak yang ekstrim. Dengan segala ambiguitasnya, Goodnight Mommy akan meninggalkan bekas bagi penontonnya dan bahan diskusi usai menonton.

Film ini dapat ditonton dalam gelar Europe on Screen 2017!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top