Jakarta Film Week 13-16 Oktober 2022
Artikel

Festival Sinema Prancis 2022 Hadirkan Film Terbaik Bertema ‘Generation’

Lembaga kebudayaan Prancis di Indonesia, Institut Français Indonesia kembali menggelar festival film untuk publik. Dalam pelaksanaan yang ke-24 tahun ini, Festival Sinema Prancis (FSP) 2022 dilaksanakan mulai dari 6 s.d. 21 Oktober 2022 di tiga belas kota di Indonesia, yaitu; Jakarta, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Medan, Pontianak, Lampung, Samarinda, Kendari, Makassar, dan Ambon.

Anindhita Ayodhya selaku Penanggung Jawab Festival Sinema Prancis 2022 menyatakan bahwa, penayangan film dalam FSP kali ini dapat dinikmati secara gratis baik luring maupun daring. Sebanyak 19 film Prancis akan ditayangkan luring, dan 4 film lainnya ditayangkan pada platform, MOLA.

“masyarakat yang ingin menonton langsung dapat datang ke lokasi pemutaran selambat-lambatnya 30 menit sebelum waktu pemutaran. Bila perlu datang lebih awal agar mendapat kesempatan menonton, lebih-lebih untuk mengantisipasi bila penonton penuh,” kata Anindhita dalam konferensi pers di Institut Français Indonesia, Jakarta, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Banyak Festival Film yang Belum Memiliki Unique Selling Proposition: Wawancara Vivian Idris

Sebagai sajian pembuka, publik dapat menyaksikan film dokumenter berjudul Animal (2021) pada tanggal 6 Oktober 2022 mendatang di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Jakarta. Dokumenter karya Cyril Dion ini mengisahkan tentang perjalanan transformatif dua remaja yang mengkhawatirkan potensi terjadinya kepunahan massal. Animal (2021) merupakan film pemenang Namur International Festival of French-Speaking Film 2021 dan film pilihan di Festival Film Cannes tahun lalu. Malam pembukaan FSP 2022 juga akan dimeriahkan dengan penampilan musik bertajuk “Plantasia” dari grup Bottlesmoker.

Mengangkat tema “Generation”, FSP tahun ini menyajikan beragam genre film untuk ditonton. Tak hanya drama, terdapat pula film bergenre komedi, romance, dokumenter, dan film ramah anak. “Jadi agar dapat dinikmati oleh berbagai lintas generasi, kami juga memutarkan film untuk anak-anak,” ungkap Anindhita. Dua judul film keluarga di FSP 2022 ialah Les 2 Alfred (2020) dan Petite Vampire (2020).

Film-film yang diputar mengangkat sejumlah isu yang beragam, antara lain; inklusi sosial dan persoalan lingkungan. Kita juga bisa menyaksikan beberapa film karya sutradara perempuan.

Ruang Tukar-budaya Prancis dan Indonesia

Terkait budaya menonton, Charlotte mengungkapkan bahwa masyarakat Prancis memiliki kebiasaan menonton film setiap hari Rabu. Kemajuan perfilman Prancis ditunjang produktivitas sineas negeri dengan ikon Menara Eiffel itu dalam menghasilkan karya film. Sebagaimana juga Indonesia, di Prancis terdapat dua macam ruang eksibisi film; bioskop komersial dan independen.

Para penggemar film juga dapat menyimak rangkaian diskusi terkait perkembangan industri film mutakhir. Beberapa topik yang ditawarkan dalam diskusi sepanjang FSP 2022 adalah “Women in Cinema”, “Music Scoring”, serta film dokumenter dan eksperimental.

Sebagai penghormatan bagi mendiang seniman film Jean-Luc Godard, FSP 2022  juga membuka kesempatan kita untuk mengenal apa saja pengaruh pemikiran Godard dalam lanskap sinema dunia. Info lengkap dan pendaftaran untuk mengikuti diskusi, silakan kunjungi situs Institut Prancis di www.ifi-id.com.[]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top