Berita

LOCK: Asah Kekuatan Personal Pembuat Film dalam Penceritaan

Siaran Pers

Bekraf, Jakarta – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia menawarkan kesempatan kepada para pembuat film fiksi dan dokumenter untuk mengasah kekuatan personalnya dalam penceritaan melalui program lokakarya peningkatan kapasitas bagi seluruh pembuat film Indonesia yang dikemas dalam program LOCK (Laboratorium Olah Cerita dan Kisah).

Program-Program LOCK

Program hasil kerja sama Bekraf dengan Yayasan Cipta Citra Indonesia ini merupakan komitmen Bekraf dalam mendorong subsektor Film yang menjadi program prioritas, selain Aplikasi, Game Developer dan Musik. Kehadiran lokakarya ini juga merupakan upaya pemerintah menjawab kebutuhan gagasan dan penceritaan fim yang lebih beragam saat film Indonesia tengah mengalami perkembangan.

LOCK memfasilitasi peserta untuk mengasah kemampuan dalam dua tahap penting pembangunan cerita film, yaitu, tahap pengembangan cerita dalam penulisan (story development) dan tahap penyuntingan gambar (editing). Selama delapan hari 21-28 Agustus 2019, LOCK akan bekerja sama dengan pendiri First Cut Lab, Matthieu Darras dan sutradara film dokumenter, Sebastian Winkels beserta tim film internasional yang kompeten.

Baca juga: AKATARA 2018 Umumkan Hasil Dukungan Kepada Berbagai Proyek Film Terpilih

“Program ini dihadirkan untuk menggali gagasan-gagasan baru yang lebih fresh dan beragam dalam penceritaan film Indonesia, meningkatkan kapasitas film maker nasional serta sebagai bentuk usaha pemerintah mendorong film Indonesia tampil lebih sering lagi di forum-forum Internasional” ungkap Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan, Abdur Rohim Boy Berawi.

Cara Mengikuti LOCK

Pembuat film yang berminat berpartisipasi dalam lokakarya ini dapat mengikuti seleksi dengan mengirimkan karya sesuai persyaratan yang ditentukan. Seleksi ini terbuka untuk seluruh pembuat film di Indonesia, baik pemula, berpengalaman, fiksi, non-fiksi, durasi panjang atau pun durasi pendek. Pendaftaran LOCK telah dibuka sejak tanggal 10 Maret hingga 10 Mei 2019.

Lokakarya ini terdiri dari:

  1. Pengembangan cerita, khusus film fiksi. Akan dipilih dua proyek film panjang dan tiga proyek film pendek.
  2. Penyuntingan gambar, terbuka untuk film fiksi dan dokumenter. Akan dipilih satu proyek film panjang dan dua proyek film pendek, untuk masing-masing kategori.

Di tengah-tengah lokakarya LOCK, tim film internasional akan berbicara di kuliah umum yang terbuka untuk publik. Nantinya, peserta lokakarya terpilih akan mendapat kesempatan memperkenalkan proyeknya di AKATARA, Indonesian Film Financing Forum.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top