Berita

Merayakan Imlek Bersama Film Pai Kau

Film panjang pertama Sidi Saleh, siap edar di bioskop jaringan mulai 8 Februari, sepekan menjelang perayaan Imlek. Pai Kau, drama suspense yang mengambil latar cerita lingkup etnis Tionghoa ini patut dirayakan dalam kemeriahan Imlek. Selain di bioskop jaringan, film ini juga diputar di Kineforum 2 Februari kemarin dalam sneak preview bekerjasama dengan Sinema Rabu.

Infoscreening mendapat kesempatan untuk menyaksikan Pai Kau dalam Gala Premiere pada Kamis, (1/02). Pai Kau, yang berasal dari kata Pai Gow (Pai Qiu) yang berarti permainan domino, bercerita tentang masa lalu Edy Wijaya (Anthonie Xie) yang tiba-tiba hadir saat Edy merayakan hari pernikahan bersama Lucy Liem (Irina Chiu), anak dari cukong yang disegani, Koh Liem (Tjie Jan Tan). Masa lalu Edy itu adalah Siska (Ineke Valentina), perempuan yang pernah mengandung anak dari Edy, dan harus menggugurkan atas permintaan si playboy. Seolah keadaan baik-baik saja, Edy meninggalkan Siska, dan tiba-tiba tersiar kabar menikah dengan Lucy. Kelak, Siskalah yang akan menentukan plot dari cerita efek domino ini.

Film ini menjadi menarik sebab berangkat dari premis yang berlatar etnis Tionghoa dengan bumbu dunia kelam mafia. Suatu cara merayakan Imlek dengan hal yang baru. “Melalui Pai Kau kami menawarkan rasa yang baru, yang benar-benar berbeda. Dengan gaya film Hong Kong yang kental ini, Pai Kau menjadi tontonan yang cocok menjelang Imlek 2018,” ungkap Irina Chiu.

Menyasar penonton kategori dewasa, film produksi Archipelago Pictures yang bekerja sama dengan Kaninga Pictures ini memang menyuguhkan rumitnya kisah cinta orang dewasa, melalui gambaran dari beberapa adegan sensual yang menggambarkan gaya hidup urban.

Lanskap etnis Tionghoa tidak hanya hadir melalui para karakter, melainkan penggambaran lewat budaya pernikahan, dan porsi dialog mandarin yang memperkuat nuansa film ini menjadi sesuatu yang stunning.

“Film ini bukan tentang etnis, tapi kultur tersebut sebagai latar dalam film. Indonesia memiliki kebudayaan yang begitu beragam, dan menurut kami menarik kalau kekayaan itu bisa terefleksikan dalam film Indonesia, yang tidak stereoptikal,” terang Tekun Ji, Produser Pai Kau.

Baca juga: Wawancara Sidi Saleh terkait Pai Kau

Sidi Saleh, yang dikenal lekat lewat dua film pendeknya, Fitri dan Maryam, mungkin bagi sebagian kalangan masyarakat akan melekatkan apa yang ia buat tidak bisa dinikmati untuk semua kalangan. Namun, jangan berkomentar demikian sebelum Anda menyaksikan Pai Kau. Film ini sangatlah bisa dinikmati sebagai film populer komersial, dengan tidak meninggalkan craftsmanship ala Sidi Saleh.

Shahriza Rijadi, Associate Producer Kaninga Pictures awalnya juga menduga demikian, namun, ia menyebutkan, “Ternyata tidak. Pai Kau ini sangat bisa dinikmati dengan pakem penulisan ala film blockbuster.”

Sidi, sebagai sutradara, tidak ingin dipusingkan dengan laku atau tidaknya filmnya ini. Namun, ia lebih ingin memberikan kesan bagi setiap penontonnya. “Kesan itu kan personal, tiap orang akan beda-beda. Jadi saya justru ingin film ini punya kesan di benak penonton.”

Sementara Irina Chiu juga menyadari dengan resiko dalam pembuatan film ini, “Kita enggak tahu akan seberhasil apa film ini, akan balik modal atau enggak, tapi kita sudah tahu dengan resiko yang ada. Kita jalanin aja step by step. Kita harap banyak yang nonton.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top