Berita

Tiga Rumah Produksi Siap Filmkan Perempuan Tanah Jahanam Garapan Joko Anwar

Jakarta, 25 Februari 2019 – Perempuan Tanah Jahanam, film pertama dari rangkaian tiga film karya Joko Anwar bersama Ivanhoe Pictures, CJ Entertainment, BASE Entertainment, dan RAPI Films, telah siap memasuki tahap produksi mulai tanggal 2 Maret 2019 ini. Joko Anwar sendiri yang menulis skenario dan juga akan akan bertindak sebagai sutradara.

Film Perempuan Tanah Jahanam ini sudah diciptakan Joko Anwar sejak lebih dari sepuluh tahun lalu namun baru bisa terwujud untuk diproduksi tahun 2019 ini. “Tiap tahun saya terus memperbaiki isi ceritanya sambil saya juga mencari rekan yang tepat untuk membuat film ini,”ujar Joko Anwar.

Film Horor Pertama Christine Hakim

Setelah melewati proses audisi yang juga dipersiapkan oleh rekan produser dari Logika Fantasi, Tia Hasibuan, terpilihlah susunan pemeran utama film Perempuan Tanah Jahanam ini, yaitu Tara Basro, Christine Hakim, Marissa Anita, Asmara Abigail, dan Ario Bayu. Nama – nama ini bukanlah nama asing di dunia perfilman, terlebih mereka sudah pernah beberapa kali bekerjasama dengan Joko. Namun, bagi Christine Hakim film ini merupakan film horor pertama yang dibintanginya dan kali pertama bekerjasama dengan Joko Anwar. Dalam proses penciptaan karakter, nama Christine Hakim lah yang selalu muncul dalam benak Joko Anwar.

“Setiap peran adalah tantangan. Itu sebabnya salah satu alasan ketika ditawari peran ini oleh Joko dan Shanty (Harmayn), saya merasa ini adalah sebuah tantangan yang berbeda. Sehingga saya yakin untuk menerima tawaran ini,” ujar Christine Hakim mengenai perannya dalam Perempuan Tanah Jahanam. Christine Hakim mengaku mendapat pemaparan dan pendekatan dari Joko Anwar ketika sama-sama terlibat dalam JAFF 2017.

Film Perempuan Tanah Jahanam ini merupakan film pertama dari rangkaian tiga film yang di ko-produksi oleh Ivanhoe Pictures, CJ Entertainment, BASE Entertainment, dan RAPI Films. Dengan pengalaman Ivanhoe Pictures sebagai produser The Wailing (Korea Selatan, 2016) dan Crazy Rich Asians (2018) serta RAPI Films sebagai produser Pengabdi Setan (2017) dipercaya dapat memperkuat Joko Anwar untuk mewujudkan visinya untuk film Perempuan Tanah Jahanam ini.

Base Entertainment sendiri merupakan sebuah studio film baru yang merupakan gabungan (merger) dari tiga perusahaan film, SALTO FILMS yang didirikan oleh Shanty Harmayn (produser, Garuda di Dadaku, Sang Penari), MILLION PICTURES oleh Ben Soebiakto dan Aoura Chandra (produser, Negeri 5 Menara), dan KAWI CONTENT berbasis di Singapura yang didirikan oleh Tanya Yuson. BASE Entertainment fokus pada kegiatan pendanaan, pengembangan cerita dan IP (Intellectual Property), serta distribusi film di Indonesia.

Film Perempuan Tanah Jahanam direncanakan mulai tayang mulai September 2019.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top