Festival Film Indonesia 2021
Programa

Red Dot Cinema bekerjasama dengan Ekshibid Hadirkan Film-film Pendek Asia Pilihan

Red Dot Cinema bekerja sama dengan Ekshibid akan memutarkan film-film pendek Asia pilihan dalam Cinema Conclave Sabtu 18 Februari 2017.

Merupakan hasil kurasi yang tergabung dalam kompilasi Red Dot Cinema volume 2. Film-film yang diputar berasal dari berbagai negara seperti Jepang, Korea, Singapura, Taiwan, dan Thailand. Genre yang dihadirkan pun berbagai macam, dari mulai (live action) drama, dokumenter, animasi, sampai eksperimental. Tong selaku pendiri Red Dot Cinema menerangkan, film-film yang dipilih dalam program ini dibuat dengan sangat baik dan juga menampilkan topik-topik yang sangat menarik yang memungkinkan penontonnya menemukan sesuatu yang belum disadari selama ini. Ditambahkan oleh Tong bahwa sebagai orang Asia bisa jadi kita belum terlalu mengenal satu sama lain, bahkan antar negara tetangga. Diharapkan pemutaran ini dapat menimbulkan ketertarikan antar penonton untuk lebih mengenal satu sama lain. Selain pemutaran, juga akan ada diskusi dan presentasi berupa perkenalan dari pihak Red Dot Cinema yang dipresentasikan langsung oleh pendiri Red Dot Cinema, Tong. Dalam kesempatan ini pihak pembuat film mau pun komunitas ekshibitor di Indonesia dapat mengetahui lebih jauh bagaimana agar film dapat masuk dalam jaring distribusi Red Dot, dan bagaimana agar dapat memutar film-film yang didistribusikan oleh mereka. Berikut ketujuh film pendek yang akan diputar: Clock Work

  • Drama

Sutradara: Yukihiro Morigaki Negara: Jepang https://www.youtube.com/watch?v=bRjx7m1z2OM Sebagai sepasang suami-istri dengan kehidupan yang biasa saja, cinta di antara mereka telah berubah menjadi dingin. Keduanya memiliki kunci wind-up di punggung mereka. Keduanya hidup dalam dunia mereka sendiri, dan mereka tidak bisa menggerakan pegas mereka sendiri. Mereka mampu menjalani hidupnya dengan memutar kunci satu sama lain. Di tengah kehidupan mereka, sang istri Yumi mulai merasa curiga terhadap perasaan suaminya terhadap dirinya. Dengan memutar kunci suaminya, dan suaminya memutar kuncinya, Yumi tidak lagi mengerti apa makna cinta yang sesungguhnya. Dan jarak di antara mereka berdua tumbuh. Hentak Kaki

  • Drama

Sutradara: James Khoo Negara: Singapura https://www.youtube.com/watch?v=7GyMCeqNUco Sersan Mayor Kedua, Teck Hong telah mengabdikan seluruh hidupnya angkatan darat. Sekarang, berumur 38 tahun, ia merasa perlu membuat keputusan penting, melanjutkan pengabdiannya di angkatan darat atau pergi, dan menghadapi kerasnya realita hidup di luar sana. Ia tahu, jika ia tetap mengabdi pada Angkatan Darat, cederanya di masa lalu membatasi perannya di Angkatan Darat hanya sebatas posisi administratif, sesuatu yang ia benci. Namun, setelah bertemu dengan beberapa tahanan di Barak Penahanan Angkatan Darat, hidupnya berubah. *Di Singapura,  ada personel militer purnawaktu, dan warga sipil lelaki yang pergi menjadi tentara cadangan  setahun sekali untuk pelatihan dasar militer I, Profess

  • Drama

Sutradara: Dae Ryun Chang Negara: Korea Seorang guru muda coba mengatasi ketakutannya dalam berbicara di depan umum untuk dapat menjadi seorang guru ideal, ia pun menemukan kesenangan dan kebahagiaan dalam pekerjaannya. On Happiness Road

  • Animasi

Negara: Taiwan https://www.youtube.com/watch?v=E77fcodqj1g Chichi adalah seorang gadis berusia 6 tahun yang tinggal di Jalan Kebahagiaan bersama keluarganya. Chichi baru saja mulai bersekolah, tapi ia merasa gurunya terlalu banyak menuntut. Chichi harus menggunakan Bahasa Mandarin untuk menjadi murid yang baik di kelas, meskipun bahasa ibunya adalah Bahasa Taiwan. Consider

  • Thailand

Sutradara: Panu Saeng-Xuto Negara: Thailand https://www.youtube.com/watch?v=Xv4YA3LEFGU Tay adalah seorang Waria yang masih remaja atau disebut kathoey yaitu kelompok Transgender yang ditolerir dengan cukup baik di Thailand. Kelompok ini adalah sekumpulan laki-laki yang mengambil peran tradisional perempuan, dan beberapa menyebut mereka sebagai “gender ketiga”. Dalam film ini, Tay diberikan pertanyaan, “Apakah kamu merasa salah dengan tampil di media?”, yang dijawab “Aku merasa agak demikian.” “Jika kamu bisa memutar waktu, apa yang akan kamu ubah atau kamu perbaiki?” Tay kemudian menjawab, “Aku akan berusaha untuk tidak ingin bunuh diri lagi.” Wawancara dengan beberapa murid yang simpatik dan guru yang juga seorang kathoey berupaya mendemontrasikan level penerimaan orientasi gender Tay di sekolahnya yaitu Sekolah Kristen, Saint Joseph Mueang-Ake. Sebuah kemenangan paling jelas terjadi ketika Tay muncul pada acara natal di sekolahnya dengan menggunakan gaun berwarna merah. Namun seiring dengan penjelasan ibunya yang pernuh air mata, terdapat satu guru intoleran dan kasar yang menyuruh Tay untuk bunuh diri. Di bagian lagi pada film ini, kita dapat melihat Tay menjalani kehidupan sehari-harinya, menuju dan kembali dari sekolah, dan secara diam-diam menggunakan make-upnya di depan kaca. Replace

  • Drama

Sutradara: Mark Ang Negara: Taiwan https://www.youtube.com/watch?v=CI2670yYlVg Setelah menikah selama bertahun-tahun, sang istri, Phoebe, akhirnya hamil. Karena Phoebe miliki tipe darah yang langka dan tingginya kemungkinan kematian ketika melahirkan, para dokter merekomendasikan Phoebe untuk aborsi. Namun, Phoebe memutuskan untuk mengabaikan saran tersebut dan tetap menjaga kehamilannya. Dalam masa kehamilan di bulan ke-delapan, sebuah tragedy terjadi. Pada rutinitas jalan-jalan Phoebe dan suaminya, mereka secara tidak sengaja berpapasan dengan seseorang yang berusaha untuk bunuh diri. Orang ini melompat dari sebuah gedung, dan secara tidak sengaja mendarat di atas tubuh Phoebe, membunuh dia dan bayinya. Matou

  • Eksperimental

Sutradara: Isamu Hirabayashi Hidup itu singkat Mengenai Red Dot Cinema Red Dot Cinema membawa film-film pendek independen dari Asia pada dunia dengan mendistribusikan film-film tersebut pada pengelola independen di seluruh dunia, menyelenggarakan acara pemutaran di berbagai kota. Red Dot Cinema ingin meningkatkan kesadaran atas film-film pendek independen Asia dan mempromosikan budaya Asia. Sejak 2015, Red Dot Cinema screenings telah dikelola di 18 kota yang berbeda di seluruh dunia.

Festival Film Indonesia 2021
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top