Festival Cinema Prancis 2021Jakarta Film Week 2021
Berita

Tiga Proyek Film Indonesia Mendapat Pendanaan Komisi Film Singapura

Total 8 proyek film telah terpilih untuk mendapatkan dukungan produksi dari Komisi Film Singapura. Tiga proyek film asal Indonesia masuk di antara 8 proyek tersebut, ada Autobiography (Sutradara Makbul Mubarak dan Produser Yulia Evina Bhara), Vengeance is Mine, All Others Pay Cash (Sutradara Edwin dan Produser Meiske Taurisia & Muhammad Zaidy), dan Yuni (Sutradara Kamila Andini dan Produser Ifa Isfansyah). Proyek lain yang terpilih adalah tiga dari Thailand dan masing-masing satu dari Malaysia dan Vietnam. Dari kedelapan proyek film tersebut, tiga di antaranya merupakan proyek film panjang perdana. Salah satunya dari sutradara Indonesia Makbul Mubarak. Setiap proyek film terpilih nantinya akan mendapat dukungan pendanaan maksimal sebesar 250.000 Dollar Singapura atau sekitar Rp 2,5 Miliar.

Program bantuan dan join produksi ini merupakan upaya menggali potensi-potensi baru dari perfilman Singapura dan Asia Tenggara. Oleh karenanya, setiap proyek terpilih (selain oleh produser masing-masing) juga akan mendapat arahan dari produser asal Singapura.

Tiga Proyek yang Dinanti

Ketiga proyek film dari Indonesia yang telah disebutkan, merupakan proyek yang cukup dinanti-nanti. Proyek film Autobiography sebelumnya telah mendapat bantuan produksi dari Locarno Film Festival sekitar Rp734.000.000. Nama Makbul mulai semakin dikenal setelah film pendeknya berjudul Ruah memenangkan film fiksi pendek terbaik pada FFI 2017. Saat ini, selain tengah mempersiapkan film panjang pertamanya itu, Makbul juga sedang fokus pada film pendek terbarunya yang telah diproduksi A Plastic Cup of Tea Before Her.

Kedua, adalah proyek film dari suami istri Kamila Andini dan Ifa Isfansyah. Dilansir dari situs resmi Fourcolours, proyek film Yuni merupakan 1 dari empat proyek Fourcolours terbaru yaitu Abracadabra, Mountain Song, dan Imah. Untuk sang sutradara, Kamila Andini, proyek ini bukan kali pertama baginya melakukan produksi kolaborasi. Salah satu yang terbaru adalah, film pendeknya Back Home, menjadi bagian dari film omnibus Angel Sign, yang juga merupakan produksi kolaborasi lintas negara.

Baca juga: Tiga Film Pendek LA Indie Movie 2019 Tayang Perdana di JAFF 14

Terakhir, proyek film dari sutradara Edwin berjudul Vengeance is Mine, All Others Pay Cash, yang merupakan adaptasi dari novel karya Eka Kurniawan Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Proyek ini adalah kolaborasi pertama Edwin dan Eka, keduanya pun akan terlibat dalam penggarapan skenario film ini. Sebelumnya pada 2016, proyek Vengeance is Mine, All Others Pay Cash juga telah memenangkan Busan Award di Asian Project Market (APM) di Busan, Korea Selatan.

Festival Cinema Prancis 2021Jakarta Film Week 2021
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top