Artikel

Ismail Basbeth Sutradarai Film Tentang Masa Remaja Taufiq Kiemas

Ismail Basbeth Sutradarai film taufik kiemas

Penghunjung tahun, Matta Cinema bekerjasama dengan Max Pictures menggarap proyek film biopik periodik berjudul “Taufiq”. Hal ini disampaikan dalam jumpa pers Matta Cinema di Hotel Satoria, Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Cornelio Sunny, CEO Matta Cinema, memaparkan bahwa wacana mengenai proyek film ini telah berjalan selama dua tahun. Film Taufiq bercerita mengenai kehidupan masa remaja Taufiq Kiemas sebagai seorang aktivis dan perjuangannya saat berusaha keluar dari penjara. “Film ini nantinya akan bercerita tentang perjuangan seorang Taufiq Kiemas sebagai seorang aktivis”, ujar Ody Mulya, salah satu tim produksi film Taufiq yang juga terlibat dalam produksi Dilan 1990.

Baca juga: Resmi Digelar, Festival Film Dokumenter 2018 Hadirkan Sudut Pandang Alternatif

Film yang sudah menjalani proses syuting perdananya di Palembang ini disutradarai oleh Ismail Basbeth. Ia menyatakan bahwa ia ingin mengangkat cerita biopik ini menjadi film drama percintaan yang digandrungi anak muda namun juga menjadi sarana nostalgia para generasi lanjut usia. “Aku pengen film ini nanti bisa dinikmati siapa saja, anak muda bisa enjoy, tapi yang tua juga bisa nostalgia”, ujarnya.

Film ini akan dibintangi oleh Achmad Megantara yang berperan sebagai Taufiq Kiemas. Turut pula nampak sejumlah nama dalam jajaran cast dan crew yang sudah tidak asing dalam kancah perfilman Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Ferry Salim sebagai Tjiek Agus Kiemas, Imelda Therine sebagai Hamzatun Rujida, Aghnyni Haque sebagai Megawati, Ray Sahetapy sebagai Soekarno, dan Brandon Salim sebagai Yaman.

Baca juga: Merayakan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Jepang – Indonesia dengan Pekan Sinema Jepang

Ismail Basbeth juga mmenggandeng beberapa senias senior untuk terlibat dalam proyek film ini, antara lain, Ong Hari Wahyu sebagai Production Designer, Andhy Pulung sebagai Editor, dan Retno Damayanti sebagai penata kostum.

Tim produksi dan sutradara Taufiq menyatakan bahwa film ini bukanlah film yang bermuatan politis. “Hidup kan memang perkara politik, tapi kami tidak menghasilkan karya ini dengan tujuan politis”, ujar Ismail Basbeth. Film Taufiq akan melanjutkan proses syuting di Yogyakarta pada bulan Desember 2018 dan akan direncanakan tayang pada bulan Maret 2019. []

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top