Berita

Tujuh Film Pendek Indonesia Terpilih dalam Program Pertukaran Film Pendek Asia Tenggara S-Express

Siaran Pers

S-Express yang sampai tahun ke-17 ini, masih merupakan satu-satunya ajang pertukaran film pendek se-Asia Tenggara. Tahun ini S-Express digelar kembali. Sebuah gerakan tahunan yang menjadi ajang pertukaran film dan informasi antarpembuat film pendek di negara-negara Asia Tenggara ini diinisiasi pada 2002, diprakarsai oleh Yuni Hadi (Singapura), Amir Muhammad (Malaysia), dan Chalida Uabumrungjit (Thailand). Kemudian pada 2003, Tintin Wulia yang pada masa itu sebagai direktur Minikino kemudian membawa Indonesia bergabung. Sejak saat itulah secara rutin setiap tahun, Minikino menyeleksi dan mengirimkan film-film pendek Indonesia untuk ikut serta dalam ajang ini.

Tujuh Film Pendek Indonesia Terpilih

Pada perkembangannya di tahun 2019, di dalam S-Express telah tergabung programmer dari sepuluh negara yang berasal dari Singapura, Thailand, Malaysia, Indonesia, Filipina, Kamboja, Myanmar, Laos, Vietnam dan Brunei Darussalam. Dalam proses programming tahun ini tujuh film dari Indonesia telah resmi dipilih dan akan ikut berkeliling Asia Tenggara dalam gerakan berjejaring yang unik ini. Adapun film-film pendek dari Indonesia yang terpilih dalam program S-Express 2019 Indonesia tahun ini ialah “Insanely Infatuated With Someone At The Most Inappropriate Time” karya sutradara Nirartha Bas Diwangkara, “Or Those Silence That Kills You and Me” karya Ismail Basbeth, “Llop Mougn” karya Oktivani Anggia Rachmalitta, “Muslimah” karya Nur Wulandari, “One of Those Murder” karya Jerry Hadiprojo, “Roti” karya Kiki Febriyanti, dan “Life of Death” karya Jason Kiantoro dan Bryan Arfiandy.

Tujuh film pendek Indonesia istimewa ini akan diputar dalam bentuk sebuah program di berbagai festival film pendek di negara-negara Asia Tenggara. Draf jadwal pemutaran program S-Express 2019 yang sudah direncanakan antara lain: Wathann Film Festival – Yangon, Myanmar 4-9 September 2019, Sea Short Film Festival – Malacca, Malaysia 25 – 29 September 2019, MINIKINO FILM WEEK 5: Bali International Short Film Festival tanggal 5-12 Oktober 2019, Thai Short Film and Video Festival-Bangkok, Thailand di bulan Desember 2019 dan Cambodia International Film Festival – Phnom Penh 9 – 14 Maret 2020. Selain daftar festival bergengsi di atas, S-Express Indonesia juga akan diusahakan menempuh jalur distribusinya sendiri dan akan menembus beberapa festival bergengsi lainnya yang lebih luas lagi.

Perkembangan Film Pendek Indonesia

Menurut Fransiska Prihadi selaku Direktur Program Minikino yang turun tangan langsung memilih film-film program S-Express 2019 Indonesia ini menjelaskan, “Kualitas film-film pendek Indonesia kian tahun kian meningkat. Baik dari segi penceritaan maupun teknis. Saya senang sekali melihat nama-nama baru dalam seleksi tahun ini” Programmer yang akrab dipanggil Cika ini menjelaskan “Situasi ini terjadi karena semakin terbukanya kesempatan dan kemudahan untuk melihat referensi literatur yang semakin luas. Selain dari jalur akademik, kesempatan juga jadi terbuka lebar untuk pembuat film yang bukan berasal dari sekolah film.” Kemudian tambahnya “Seleksi tahun ini juga jadi semakin beragam dengan adanya ajang pertukaran film nasional Indonesia Raja yang rutin diadakan tahunan. Gerakan ini membuka peluang bagi produksi-produksi daerah yang tadinya belum populer, untuk muncul ke permukaan dan berkesempatan untuk saling melihat dengan wilayah-wilayah yang sudah aktif berproduksi.”

Baca juga: Empat Remaja Menjadi Juri Internasional di Minikino Film Week 5

Minikino sebagai organisasi yang berfokus pada film pendek, terus menjalankan misinya tanpa henti mendorong karya-karya film pendek Indonesia agar semakin baik lagi. Strategi unik yang dijalankan justru bukan dengan mendorong jumlah produksinya, namun dengan mempertemukan film-film pendek ini kepada penonton yang nyata sebanyak mungkin. Penonton nyata yang dimaksud adalah penonton yang benar-benar rela meluangkan waktunya untuk hadir dan menonton bersama-sama, dalam ajang pemutaran film yang menggunakan layar dan tata suara yang dipersiapkan secara sungguh-sungguh.

Pada akhirnya misi ini jugalah yang mendasari semua kerja yang telah dilakukan Minikino selama 17 tahun sejak 2002, dan tetap menjadi acuan rancangan kerja di tahun-tahun mendatang. Minikino juga terus memperkuat jaringan kerja globalnya dengan badan-badan kerja di seluruh dunia yang memiliki visi dan misi yang serupa. S-Express hanyalah salah satu dari sekian banyak langkah yang dianggap efektif untuk mendukung misi ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top